Pages

Subscribe:

Labels

Jumat, 20 Maret 2009

Menjadi seorang Wiwiet



Sebenarnya gw paling gak suka kata yang gak pasti seperti "mungkin, barangkali, bisa aja dlsb" tapi tulisan ini dengan terpaksa harus gw mulai dgn kata "mungkin". Mungkin karena gw gak tau apakah persepsi gw ini benar atau salah, karena ini persepsi orang lain ke gw jadi gw gak tau secara pasti persepsi orang lain ttg gw.

Alhamdulillah, Tuhan sudah memberikan kesempatan gw hidup selama 22 tahun di bumi ini..entah sampai kapan kesempatan itu di berikan hanya Tuhan saja yang tahu.

Penilaian baik atau jahat, hanya standarisasi penilaian. Secara pasti penilaian itu hanya seseorang yang melihat dan yg memberi penilaian yang tahu. Tetapi jarang orang yang dgn sengaja dan jujur memberitahukan penilaiannya kepada orang lain. Lebih banyak di keep dalam hati dan biasanya lebih ber-motto "cukup hanya aku dan Tuhan saja yang tahu". Sebenarnya wajar saja, seseorang mempunyai pemikiran dan pertimbangannya masing-masing. Tapi kebanyakan pertimbangan itu akan lebih didasarkan kepada hal yang baik, tentunya jarang khan atau malah gak ada pertimbangan yg dilakukan dgn didasarkan pada hal buruk?!

Pertimbangan itu misalnya bisa saja untuk menjaga nama baik seseorang, menjaga harga diri Seseorang, menjaga persahabatan, menjaga hubungan relationship yang selama ini sudah terjalin dgn baik dan lain sebagainya.

Kemudian tentang gw... gw gak bisa mendekripsikan segala tentang gw dengan hanya menggunakan sudut pandang gw, banyak mata yg memandang, banyak telinga yang mendengar, banyak mulut yg bicara, banyak otak yg berpikir dan banyak yang lainnya. Tapi meskipun begitu, apakah gw gak pantas menilai diri gw sendiri terlepas dari penilaian orang lain tentang gw? terlepas dari penilaian benar atau salah, terlepas dari penilaian pantas atau tidak pantas, terlepas dari ketidaktahuan orang lain tentang gw?

Gw bukanlah apa dan siapa.. bukan anak presiden, bukan artis terkenal, bukan penyanyi kondang, bukan pahlawan bertopeng, bukan superwomen, wonderwomen or cat women (wanita meong, hihi..), bukan pula manusia yang mengorbankan dirinya untuk manusia lainnya, gw adalah gw.. seperti tulisan yang pernah gw buat tentang "aku adalah aku", sebuah definisi tentang "aku" a'la gw dan co gw,rony.

Hari ini, gw tersadar dengan tingkah laku dan sikap gw ke orang lain selama ini. Sikap yang semuanya serba berlebihan, yang kata anak muda zaman sekarang "lebay". Senang berlebihan, sedih berlebihan, baik berlebihan, jahat berlebihan. Apakah sekarang gw menulis ini pun berlebihan?? sekali lagi, ini menurut sudut pandang gw..berorientasi pada "rasa" yang gw rasakan sendiri, bukan orang lain, bukan pikiran orang lain, bukan pendapat atau persepsi orang lain tentang gw.

Jika senang, gw bisa terus ketawa sampai gw bisa mengendalikan diri baru kemudian berhenti, malah klo konyolnya lg kumat, bisa sambil menari-nari, lebay khan?

Jika sedih, (mungkin banyak orang yang gak tau soal ini) tapi gw akan terus menerus menangis di dalam kamar sambill nulis2 diary kemudian baru berhenti klo udah tertidur sendiri, lebay khan?

Jika baik, apapun akan gw lakuin untuk membantu orang lain dan membahagiakan orang lain, gak peduli apa yang harus gw korbanin untuk itu, tapi jika gw bisa ngelakuin itu..pasti akan langsung gw lakuin tanpa pertimbangan apapun dan dari siapa pun, lebay khan?

Jika jahat, ini juga jarang orang yg tahu dan jarang jg gw ngelakuin ini, coz gw jarang ada selisih paham yang mengakibatkan pertengkaran hebat sm teman gw, kecuali memang harus gw lakuin untuk mempertahankan harga diri gw (cieh.. berat bgt bahasanya ya?!).
Tapi ada cerita sedikit zaman muda dlu (skrg pun msh ttp muda koq, hoho..) saat masih skul dlu, ada salah seorang teman yg kemudian menjadi musuh bebuyutan (hingga kini) yang super duper menyebalkan coz seneng bgt "merevisi" kata2 dari timur ke barat, dari selatan ke utara. Karena dy-lah, gw kena damprat teman gw yg lain dan dapat "penghargaan" dari wali kelas gw padahal bukan gw gak ngelakuin apa2, gila kali. Tentu saja seorang Wiwit gak akan tinggal diam, kemudian yuhuuu... apa yang gw lakuin??? haha..rahasia, yang pasti sejak itu dy gak berani lagi cari perkara sm gw, jangankan cari perkara, melihat ke arah gw aja gak berani hoho :D
So, apakah gw jahat?? menurut gw sih egk ya.. hahaha, alibi.. menurut gw, semua orang punya standar masing2 dgn apa yang dinamakan jahat atau tidak. Klo orang bilang gw jahat dan buat gw itu masih wajar? so what??
tapi tetep aja lebay khan? hehe..


"Aku gak peduli dunia berkata apa tentang aku"


Saat gw senang dan berbuat baik, orang lain akan melihat "wiwiet teman yang baik, penuh loyalitas dan bisa di andalkan" tapi ketika gw berada pada posisi dimana gw gak bisa melakukan kebaikan2 yang pernah gw lakukan seperti yg sebelumnya.. lihatlah, apa mereka tetap berpendapat aku seorang wiwiet yang baik, yg penuh loyalitas dan masih bisa di andalkan?? mungkin sebagian bisa ngerti, tp sebagian lagi bisa jadi sebaliknya "wiwiet skrg pelit ya, payah..gak bisa di andelin lagi, huh!!"

Pernah suatu hari di akhir bulan agustus lalu, saat gw sedang merasa sedih..dan membutuhkan teman yang "hidup" untuk di ajak sharing (karena selama ini teman setia gw hanyalah diary, teman yang "mati"), gw coba hubungi satu persatu teman-teman gw tapi ga ada seorang pun yang berhasil gw hubungi hanya utk gw minta dengerin curhatan gw.. malah salah seorang yang gw anggap sahabat gw sendiri blg gini saat gw telp : "sorry wit, pikiran gw lagi error, gw gak mudeng dengerin cerita u, ntar kapan2 baru u ceritain lagi ya, udah ya, bye!" klik --telpnya dputus--- duh, kasian bgt sih gw!!

Teman yang baik bukan mengambil kesempatan saat temannya senang dan bahagia saja kemudian meninggalkannya saat temannya itu berada pada posisi hancur dan tidak memiliki apa-apa.

Akhirnya gw mengambil tindakan spt yg telah gw sebutkan di atas "cukup tau aja, dan cukup gw dan Tuhan aja yang tahu".
Gw cukup jadi diri gw sendiri, aku adalah aku. Terserah orang se-dunia ini mau bilang apa.. gw gak akan merubah diri gw menjadi apa yang dunia mau, karena mengikuti dunia (orang-orang-Pen) gak akan ada habisnya..gak akan ada puasnya, dunia yang harus menerima aku, dgn pikiran ku, dgn rasa ku.

Seseorang pernah mengatakan sesuatu ke gw :
"Wiwit adalah wiwit, jangan biarkan orang lain menebak-nebak siapa wiwit karena belum tentu benar tebakan itu adalah wiwit"


Sekarang, apa gw bangga menjadi seorang wiwit?
Wiwit adalah wiwit..
Wiwit gak lebih baik dan gak lebih buruk dr yang lain..
Wiwit gak akan membanggakan dirinya tp juga gak akan merendahkan dirinya..
karena..
Wiwit adalah wiwit..

Jumat, 14 November 2008

Aku adalah Aku ???



Selama ini aku mempunyai konsep/definisi tentang diriku bahwa..
"aku adalah aku, aku bukan kamu dan aku bukan mereka, karena aku adalah aku, kamu adalah kamu dan mereka adalah mereka".

Jadi siapakah aku?

pemikiran bahwa "aku adalah aku" mungkin ingin menunjukkan bahwa aku ingin menjadi diriku sendiri, inilah diriku, be my self.. "Kamu adalah kamu" adalah pemikiran bahwa aku bukan kamu, karena dirimu ya dirimu, jadilah dirimu sendiri, be your self.. dan "mereka adalah mereka" adalah bahwa aku juga bukan mereka, mereka ya mereka, mereka mempunyai konsep sendiri ttg diri mereka, dan jadilah mereka menjadi diri mereka sendiri.
Tapi benarkah selain pemikiran ingin menjadi diri sendiri 'be my self', definisi bahwa "aku adalah aku" itu benar???

Hari ini, melalui sebuah peristiwa kecil (yang justru tidak ada hubungannya dengan diriku) membuat aku menyadari konsep pemikiran bahwa "aku adalah aku" selama ini sangat dangkal..
"aku adalah aku" selain nilai positif yg berarti aku ingin menjadi diriku sendiri, tp juga mendefinisikan aku menjadi manusia individualis yang tidak peduli dengan lingkungan sosial yg ada di sekitarku, membuat ku tidak memikirkan bahwa aku yang sekarang adalah karena takdir Tuhan yang menciptakan aku seperti sekarang..

Hingga akhirnya aku menemukan konsep baru tentang aku.

Aku adalah individu yang terbentuk dari 3 hal yaitu :
1. pola pikir ku
2. lingkungan ku yg membentuk ku
3. takdir yg di berikan Tuhan untuk ku

Dan membuat ku berpikir dan mengkaitkannya dengan konsep waktu yg selama ini ku definisikan a'la diriku sendiri bahwa waktu adalah hari ini, ternyata sangat dangkal.. aku menemukan konsep baru tentang waktu, yaitu :
- hari kemarin adalah pembelajaran ---->> setiap manusia melalui setiap detik dlm hidupnya dengan proses pembelajaran dalam hidupnya dan waktu yg telah lalu adalah setiap proses yang telah di lewatinya
- hari ini adalah harapan ----->> setelah proses yang di lalui manusia kemarin, maka hari ini manusia membuat suatu pengharapan2 yang ingin dicapainya
- hari esok adalah penyesalan ------>> harapan2 yang dibuat manusia tidaklah semua bisa di capai, tapi kembali lagi bahwa kita manusia hanya bisa berusaha tapi takdir tetap Tuhan yang menentukan, namun ketika sebuah harapan tidak bisa dicapai dengan sempurna karena kelalaian diri manusia itu sendiri, maka hari esok adalah penyesalan dr harapan hari ini yang tidak terwujudkan.

Entah apakah ini menjadi definisi akhir tentang "siapa aku" dan "waktu"? tapi setidaknya membuatku menyadari bahwa aku adalah manusia yang tinggal dengan manusia, aku juga membutuhkan manusia lainnya, aku adalah bagian dari komunitas sosial manusia, dan aku membentuk pola pikir dengan konsep2 pemahaman menurut diriku sbg efek dari akibat aktivitas sosial di lingkungan ku dan kembali kepada takdir Tuhan yang menjadikan aku seperti aku yang sekarang..

Dan tentang waktu dan harapan.. setiap manusia pasti memiliki harapan, do'a pun bisa juga disebut harapan. Jadikan harapan sbg motivasi diri untuk mencapai tujuan dari harapan itu, dengan harapan mgkn kita akan bahagia, tapi sifat kbahagiaannya adalah semu, kita baru akan merasakan kebahagiaan yang sebenarnya setelah tujuan dari harapan itu benar2 terwujudkan, namun jangan sampai kita hanya terfokus/ber-orientasi pada harapan itu saja, karena harapan yang berlebihan mungkin bs menjadi defnisi dari "obsesi", aku pun belum terlalu paham dengan arti dari definisi obsesi yang sebenarnya, mgkn pngertian obsesi bisa di definisikan sebagai sbuah harapan yg berlebihan yang membuat individu itu melakukan sgla cara guna mencapai harapannya atau sbuah keinginan 1 tingkat di atas harapan, atau yg lainnya.. entahlah..

Setiap orang bisa mendefinisikannya menurut konsep pemikiran masing2 individu namun mungkin bisa mempunyai arti yang sama.
Kesimpulan dari konsep 'harapan' menurut saya adalah tempatkanlah harapan pada tempatnya, sesuai porsi yang semestinya, jadi.. perlakukanlah harapan sebagai harapan..


"Aku adalah Aku" sebuah perspektif versiku.


14 Nov 2008

Rabu, 01 Oktober 2008

Tulisan pertama ku..


Pergantian Jabatan Koordinasi Bahan Belajar dan LBA UPBJJ-UT Jakarta


Struktur organisasi UPBJJ UT Jakarta saat ini mengalami sedikit perubahan. Hal tersebut dikarenakan adanya pergantian jabatan pada bagian Koordinasi BanBel dan LBA UPBJJ UT Jakarta yang sebelumnya di jabat oleh bapak Drs. Irzan Tahar M.Pd yang kemudian ditugaskan untuk menjadi Kepala UPBJJ UT Samarinda, menggantikan kepala UPBJJ yang sebelumnya bapak Ir. Makmum Ali Badrun, M.Agr.

Pergantian jabatan tersebut merupakan keputusan dari Rektor UT, bapak Prof. Dr. M. Atwi Suparman, M.Sc berdasarkan surat keputusan Rektor NOMOR : 2425/H31/KEP/2008 Tanggal 21 Mei 2008 dan NOMOR : 2652 s.d 2658/H31/KEP/2008 Tanggal 30 Juni 2008.

Meskipun pergantian ini telah berjalan lebih dari satu bulan namun hingga saat ini masih belum ditetapkan siapa calon penggantinya. "Sampai saat ini masih belum ada yang menggantikan karena masih harus menunggu SK dari Rektor, untuk sementara masih dipegang oleh penanggung jawab sementara, untuk kriterianya sendiri tentunya harus karyawan UT dan dosen", tutur Ir. Adi Winata, M.Si, Kepala UPBJJ-UT Jakarta.

Kabar yang beredar disebut-sebut bahwa calonnya adalah seorang wanita, menanggapi hal tersebut Adi Winata menyatakan, "Saya tidak mau menduga-duga karena masih harus menunggu surat keputusan dari Rektor UT. Kita tunggu saja sampai SK tersebut keluar, setelah semuanya jelas hasilnya siapa nanti yang terpilih, baru akan disiapkan acara pelantikannya", ungkapnya.

Sementara itu, Drs. Irzan Tahar M.Pd, mantan pengurus Koordinasi Banbel dan LBA UPBJJ-UT Jakarta yang saat ini telah berada di Samarinda ketika dimintai pendapatnya mengenai pergantian ini mengungkapkan bahwa sebenarnya hal ini tidaklah mendadak sebab jauh-jauh hari sebelumnya sudah dipersipakan oleh Rektor UT.

Kriteria sebagai penggantinya kelak, menurut pak Irzan yaitu harus mampu menguasai dibidang tutorial, mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan mahasiswa, fleksibel dalam arti mapu bersosialisasi dengan seluruh mahasiswa baik dengan mahasiswa pendas maupun non pendas dan untuk persyaratan pendidikannya yaitu S2.

"Harapan saya semoga UPBJJ UT Jakarta semakin sukses walaupun saya sudah tidak ada disana lagi dan untuk calon pengganti saya, saya harapkan yang bisa mengerti aspirasi mahasiswa" ungkapnya saat ditanya harapan untuk UPBJJ UT Jakarta dan calon penggantinya kelak.


==========================================================================================
Ini tulisan jurnalistik pertama ku.. tanpa pernah ikutan pelatihan jurnalistik, tahu2 diminta nulis tentang pergantian jabatan di UPBJJ UT Jakarta plus wawancara langsung narasumbernya yg gak lain kepala UBPJJ Jakarta dan Samarinda..wew.. sumpah deg-degan banget waktu pertama kali wawancara.. ampuunn deh!! Hehe..
Ya, walaupun masih banyak kekurangan disana-sini tapi alhamdulillah teman-teman dan para senior sangat mendukung dan insyaallah diriku akan belajar lebih giat lagi agar karya-karya berikutnya menjadi lebih baik lagi, amien...!!!

Tulisan ini di muat di Buletin LPM Sukma-UT edisi # Agustus 2008.


Rabu, 10 September 2008

Puisi Cinta


Bicara cinta 1

Sayang, mari bicara cinta
Sudah terlalu lama kata itu beku,
menua di hatiku…

Sayang sekarang mari kita bicarakan cinta,
Terlalu lama aku menantimu
Aku takut jenuh menunggu,

Jadi sayang mari bicarakan cinta saja,
Malam ini….

6 sept 08, 02.00



Bicara cinta 2

Sayang, mari bicara cinta
Cinta saja



Bicara Cinta 3

Bicarakanlah cinta itu sekarang, sayang…
aku takut esok tak ada lagi hari,
jadi sayang,
mari bicarakan cinta kita, sekarang



Bicara cinta, bicarakan janji

Husapan angin di penghujung malam
ditenggarai ratapan jangkrik-jangkrik sombong,
padanya heningnya telah ku tegaskan hati, untuk menunggu mu
Takkan ada lagi senyum yang bisa memikatku

Bukan pula sepasang mata sayu yang akan meluluhkanku
aku lebih berhasrat pada cahaya bulan
yang dulu kau janjikan menemaniku
diperjamuan cinta kita nanti

irama sumbang tentang pekatnya malam penantian memang terkadang
amat melelahkan untuk di dengar,
ada saat dimana aku jatuh karena di paksa menerjemahkan
senandung rinduku sendirian
tak jarang dunia memperlakukanku layaknya seorang pesakitan
diasingkan dan dipaksa menari dalam keseorangan

hingga kerap aku menyangka
semua tentang malam, memang hanyalah bahasa kesunyian
tapi tidak kini
aku tak peduli
aku akan tetap disini
menanti mimpi kita tentang malam terwujudkan
meski karenanya aku mungkin akan terajam

aku tak peduli lagi kini
tak ada lagi takut itu,
karena aku tau, disana
di penghujung malam kau juga masih menyanyikan lagu tentang cahaya bulan

9 okt 08
5:47



Saat aku jatuh cinta

Ketika aku jatuh cinta lg, hari ini
Untuk yg kesekian kalinya ku ikrarkan kesetiaan
Berharap abadi,
Rongga dada sesak di penuhi hasrat
Membahagiakanmu, menjagamu, menggaulimu
Diantara kesungguhan ku akui terselip takut
yg sesaat menumbuhkan ragu
tp syg, aku bknlah org yg akan membiarkan ragu akan membunuhku
Setia itu akan menjadi doa, berbatas harapan


Bicara Cinta 4

Sayang, mari bicara cinta
Sayang, mari bicarakan tentang cinta
Sayang, mari kita bicarakan cinta
Sayang, mari biarkan cinta bicara
Sayang, mari biarkan cinta bicara cinta
Sayang, mari bercinta



Minggu, 07 September 2008

Perkenalan


Judul cerita gw x ini adalah “perkenalan”

Ya, hari ini adalah hari perkenalan..
Ufh, schedule gw hari ini adalah tutorial, ke Forbik dan Sukma.
Gw berangkat dari rumah jam 8 lwt.. nympe Forbik skitar jam stgh 10.. “uhh,telat deh” pikir gw, eit, ternyata ka Nadia dan Lastri blm datang juga. Tapi pas datang tampak ada wajah2 baru d dalam kelas.. ya, mereka adalah anggota baru Forbik 2008.2. Lumayan banyak, sekitar 30-an orang lah yg datang..alhamdulillah..dan semakin siang smkin bertambah ;) Dan ternyata mereka juga seru2, pinter, konyol, gokil..ganteng2 dan cantik2 (ge-er ni mereka, hehe..) Kebanyakan sih mereka masih muda2 gto.. memang biasanya klo angkatan semester genap pasti rame dan rata-rata masih muda2 coz abs lulus2an skul.

Temen2 gw ada beberapa yg tertarik dan tanyain tentang anak baru..cie.. (muuf gak bisa disebutkn namanya demi nama baik, hoho..). Acara perkenalan berjalan cukup baik dan seru banget! Alhamdulillah juga, langit yang minggu lalu mendung terlihat terang benderang.. ga ada lagi tatapan murung dari langit yg siap mencurahkan tangisannya ke seluruh wilayah Jakarta. Mungkin karena suasana hati gw juga yang lagi cerah, cie..narsis!

Yeah, memang suasana hati gw lagi cerah2nya, berwarna-warni, ada merah, hijau, biru, kuning, orange, nila, ungu, hehe..pelangi x ya?! Emang klo sesuatu yang menyenangkan itu cepat berlalunya.. abis tutorial KAP, jam sudah menunjukkan jam 12 teng. Hmm, setengah jm lagi gw musti ke UNJ nie ngejar tutor statistik gw.. keuber-uber waktu jam 12.30 gw uda siap otw ke rawa mangun, eh..tmn gw cici Yulita sms klo dosennya gak dtg.. “alhamdulillah..kebetulan gw juga lg mls” pkr gw.. (contoh jelek jgn dtiru ya? hoho) akhirnya gw bs nyantai lagi di forbik sambil bahas acara buka puasa bersama minggu depan.

Acara selanjutnya adalah ke LPM Sukma..
Jam 14.15 gw berangkat ke UNJ bareng kak Adi, sementara Lastri bareng kak Roman. Di bus ngobrol ngalor-ngidul sama kak Adi dari pada boring siang2 bolong gtu dalam bus kota.. dan akhirnya telah sampailah kami di rawamangun area, turun depan halte busway.. jalan kucluk-kucluk ngelewatin jembatan busway. Nyampe saung tempat ngumpulnya anak2 sukma, eh.. temen gw sms.. pas gw buka dr tmn gw Asih “Wit, kamu dimana? tutornya ga jadi batal, ada dosen pengganti, cpt msk kelas ya?!” ahhhh…uda keburu males deh gw.. lagipula uda jam 3.. apa kata tu dosen mahasiswinya telat 1 jam, pasti gw langsung di usir kluar x ya.. hihihhi..
Akhirnya, gw bls.. “sory neng, akyu sebenarnya uda dateng tapi telat.. takut gw sama dosennya, ntar gw di usir lagi. Eh, gimana dosennya enak gak? ntar info ya! met belajar cantik!”. Alibi aja gw.. hehehe.

Ternyata anak2 baru sukma = anak2 baru forbik.. Gubraaakkkk!!! pantesan muka2nya uda gw kenal smua kyknya..hehe. Tp mereka perkenalan lagi.. nah, trs cowo cute yg ditaksir tmn gw ternyata ikutan sukma juga.. hmm, sbg tmn yg baik gw musti kudu wajib info tmn gw nie.. langsung deh gw sms dy.. “oii, neng, gebetan lo ada di sukma neh, buruan dateng, asap ye!”. Lama gada balesan.. ternyata temen gw tu kaga jadi dateng k sukma, cuapee dewh!! huuuuu… penonton kecewa.

Jam 5 sore.. selesailah sudah segala acara ke-organisasi-an gw.. ufh.. Eit, tp cerita belum berakhir..
Karena hari sudah menjelang sore, akhirnya kita putusin untuk buka puasa dulu di warung dpn kmpus.. yg katanya sih tempat makan favoritnya anak2 UNJ. Ada gw, Lastri, kak Adi, kak Roman, mba Dyah, bang Sani dan Shofi (anggota baru). Setelah selesai makan dan perut terasa kenyang.. ngobrol2 sebentar ma anak2. Gak lama ada 2 tmnnya bang Roman datang anak LPM Didaktika-UNJ.. kenalan say hello.. terus gak lama gw, Lastri, mba Dyah dan kak Adi cabut. Waktu gw dan yg lain cabut, kak Roman lg pergi foto copy artikel gtu, yauda jadinya gw gak sempet pamitan sm dy.. Muuf ya kakak qu..!?

Malamnya beda cerita lagi nie, hehe..
Ada tmn nun jauh disana tlp gw.. ngbrol lama… akhirnya sampailah kepada dy nembak gw!
Whaatttt? nembak gw? jgn kaget gtu dunk.. yeah, dy nembak gw!! Rasanya warna-warni lg hati gw kyk td siang hoho.. entah ya, tp gw gak bs jawab lsg saat itu. So, gw minta waktu 3 hari.. eh, dy gak mau dan terjadilah proses tawar-menawar (hoho..kyk pedagang di pasar aja).

Finally, gw janji bakal kasih jwbnnya bsk.. akhirnya.. (dgn berat hati, gw tau) dy menerima kputusan itu. Hmm, memang banyak yg harus gw pikirin dalam waktu yang sangat sempit itu.. gw cuma punya kesempatan berpikir 24 jam dari jam 22.30 / 7sep untuk mikirin masa depan gw, kebahagiaan gw, seseorang yang bakal bersama gw.. hufh, bingung gw!

Akhirnya gw milih tuk bobok dgn tenang ( i hope ).. begitu gw bangun pas sahur ada 3 message dr seseorg yg sktr 5 jam lalu sudah menyatakan cintanya pada ku, ehm..ehm.. hehe. Khawatir sih isinya kira2 paan ya? tp akhirnya gw beraniin juga buat baca. Damm..isinya benar2…kata2nya benar2.. (maaf gak bs gw ungkapin dgn kata2 nie perasaan gw saat itu..)

isinya bgini :

“Maaf sms tengah mlm, smoga gak terganggu, cm mo blg “i love u…”
Semoga km bs maklumi bila saat ini ak cuma bs ungkapin rasa ku melalui sms, aq gak terlalu pintar bicara cinta.. bila dirimu anggap aq gak gentle aq terima itu, km pst ngerti posisi aq saat ini, aq berada di situasi penantian dan itu buat aq bimbang hrs gmn.. aq pkr bnr or slh cara ku ini, rasa ini toh uda terungkap, tggl km yg jd penentu, apakah bahagia itu akn kita kejar dan jalani bersama atau km biarin semua spt apa adanya, spt saat sblm aq meminta cintamu, aq gak akan mempreasure km wid.. Td aq smpt berpikir dan mencoba berpikir dr sudut pandangmu, ternyata mmg banyak hal yg hrs dipertimbangkan.. long distance, dadakan, kurangnya pengenalan satu dgn yg lain, pertimbangan masa lalu.. jd skrg aq sdg nulis jwbn2.. berandai-andaikm nanyain hal2 itu, bsk siang aq mail in ke km. Semoga bs jd pertimbangan. Terakhir, mimpi indahlah malam ini, pikirkan keptusanmu baik2 dan jadilah milik ku :)
i love u…”

hmmm..gw harus gimana nie?
Tuhan, pse help me.. !!!

penasaran???

sabar!

to be continue…

hohoho.. :)

Senin, 01 September 2008

Hanya Karena Hati

Hanya Karena Hati


Hanya karena hati harus terisi
Dan rasa haruslah cinta
Maka manusia berlari dan mencari..
Entah apa..

Hanya karena tak mau sendiri
Dan sepi di artikan mati
Maka manusia berpikir telah menemukan..
Entah apa..

Padahal aku telah berada ditempat
Dimana ketika aku menoleh ke belakang
Aku tidak pernah menemukan apa-apa..

Dan bahwa sebenarnya selama ini
Aku hanyalah berpura-pura berbahagia..





Kata2 di atas gw ambil dari novel “Cinta Pertama”. Entahlah..gw merasakan hal yang sama dengan apa yang di ungkapan dari kata2 dlm puisi itu. Orang2 dsekitar gw merasa sudah menemukan soulmate-nya, sementara gw sudah berjalan sangat jauh, mencari cinta yang sebenarnya, mencoba mengerti dgn apa yg mereka sebut soulmate itu? Apakah benar2 ada seseorang sbg belahan jiwa itu?

Perjalanan ini terlalu jauh, hingga akhirnya gw menyadari bahwa sebenarnya gw gak pernah menemukan apa2, menemukan spt apa yg mereka kejar.. menemukan sesuatu yang tidak sepi..dan tidak mati..

Seperti membohongi diri sendiri.. berusaha untuk tegar, padahal sbnrnya rapuh.. berusaha untuk tersenyum, padahal dalam hati menangis.. selalu begitu.. Sampai akhirnya gw lelah dengan semuanya..
Gw lelah harus selalu berpura-pura bahagia..

Minggu, 31 Agustus 2008

Kemarin itu…

Kemarin Itu...


Kemarin itu tidak seperti biasanya
Cuaca tiba-tiba saja tidak bersahabat
Aneh..
Apa yang akan terjadi? pikirku
Hanya bisa bergumam dalam hati
Kemudian hilang begitu saja

Ternyata..
Akhirnya aku mengerti
Kemarin itu telah mengubah seluruh kehidupanku
Mulai hari ini..

Ada rasa gelisah, galau
Beramai-ramai menjadi gemetar, terderai, terbakar keseluruh jantung
Terguncang-guncang
Menyelinap ke segenap raga

Namun, aku berterima kasih, Tuhan teramat baik padaku
membukakan mata dan hatiku, membuatku bisa melihat sesuatu itu memang nyata
sesuatu yang slama ni aku pungkiri sendiri
hanya sakit yang terasa..

Kemarin itu..
Langit ikut menangis bersamaku
Di bawah tetesan hujan
Aku bernyanyi lagu kesedihanku sendiri